admin admin admin admin Author
Title: Kebiasaan Klopp Nonton Ulang Laga Hingga 4 Kali
Author: admin admin
Rating 5 of 5 Des:
Kebiasaan Klopp Nonton Ulang Laga Hingga 4 Kali Agen Bola Ingin tahu seperti apa pengalaman Juergen Klopp selesai melalui pertandingan p...

Agen Bola Ingin tahu seperti apa pengalaman Juergen Klopp selesai melalui pertandingan pertama jadi pelatih? Ia segera pulang serta melihat ulang pertandingan itu empat kali dalam semalam.



Karir melatih Klopp diawali pada th. 2001, saat ia menggantikan tempat itu di Mainz 05 selepas Eckhard Krautzun dipecat. Dua hari terlebih dahulu, Klopp masihlah aktif jadi pemain.

" Setelah pertandingan pertama, saya segera pulang ke tempat tinggal serta duduk dimuka tv bagi melihat pertandingan itu kembali dengan berkali-kali. Saya melihat pertandingan pertama jadi pelatih empat kali pada malam sesudah pertandingan itu, " ucapnya pada Mirror.

Waktu itu umur Klopp masihlah 33 th.. Ia menandai pertandingan pertamanya dengan kemenangan 1-0 atas MSV Duisberg. Hasil itu tidak membuatnya terlena karna pingin bikin kesan tambah baik pada beberapa bekas rekanan satu timnya.

" Saya pingin siap bagi session esok harinya, saat saya sungguh-sungguh mesti memaparkan kenyataan ke beberapa pemain. Bukanlah opini, tetapi fakta perihal kompetisi itu, " ujarnya.

" Opini yaitu suatu hal yang ada pada benak pemain sesudah pertandingan. Anda berfikir, 'Kenapa bolanya dimainkan mirip itu? '. Beberapa pemain dengan konstan membahas kondisi menyerang hingga lalu kebobolan ; mereka tidak mengkaji kondisi bertahan hingga bolanya telah masuk, " papar Klopp.

Pada akhirnya ia memimpin Mainz sepanjang tujuh th. serta membawa tim itu promosi, bahkan juga pernah maju ke Piala UEFA pada 2005-2006. Klopp semakin tokcer jadi pelatih selesai mengatasi Dortmund (2008), yang diantarnya mendapatkan dua trofi Bundesliga.

Mulai sejak 8 Oktober 2015, Klopp diangkat jadi manajer Liverpool bagi mengambil alih Brendan Rodgers. Sejauh ini hasil polesannya memamerkan isyarat positif ; Liverpool kembali pada Liga Champions musim ini serta selalu melaju sampai perempatfinal, bahkan juga mempunyai salah satunya penyerangan paling baik di eropa.

Advertisement

Posting Komentar

 
Top