admin admin admin admin Author
Title: Leicester Masih Bingung Ajukan Banding Kartu Merah Vardy
Author: admin admin
Rating 5 of 5 Des:
Prediksi855.com Claudio Ranieri menilainya Jamie Vardy tidak layak dikartu merah selagi hadapi Stoke City. Oleh karenanya, dia bakal memper...
Prediksi855.com Claudio Ranieri menilainya Jamie Vardy tidak layak dikartu merah selagi hadapi Stoke City. Oleh karenanya, dia bakal memperhitungkan untuk ajukan banding.



Leicester mesti mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain selagi tandang ke markas Stoke di kelanjutan Premier League, Sabtu (17/12/2016). Vardy diusir wasit Craig Pawson di menit ke-28 sesudah diacungi kartu merah segera lantaran dikira lakukan tekel dengan dua kaki pada Mame Biram Diouf.

Ketentuan itu mengundang memprotes dari kubu Leicester. The Foxes terasa semakin dirugikan sesudah wasit berikan hadiah penalti pada Stoke di menit ke-39 sesudah Danny Simpson dikira lakukan handball, yang dikonversi jadi gol oleh Bojan Krkic.

Ranieri yang umumnya terlihat kalem sehingga tampak lakukan memprotes pada wasit sesudah babak pertama selesai. Manajer asal Italia itu hingga mesti dijauhkan dari wasit oleh Kasper Schmeichel.


Akibat kartu merah itu, Vardy bakal tidak hadir di kompetisi melawan Everton, West Ham, serta Middlesbrough. Di tanya apakah Leicester bakal ajukan banding atas kartu merah Vardy, Ranieri mengakui bakal mempertimbangkannya.


 " Saya tidak paham, biarkanlah saya memikirkan, jikalau itu sangat mungkin, ya. Dia mau merebut bola serta memperoleh bolanya, tak lakukan pelanggaran, " tutur Ranieri seperti diambil dari Sky Sports.

 " Jika Anda dengarkan saya, saya blang 'tidak (itu bukanlah kartu merah), jikalau Anda dengarkan Mark Hughes, dia katakan 'iya'. Namun ketentuan ada di tangan wasit serta dia katakan itu kartu merah. Ada duel pada (Glen) Johnson serta Vardy. Dia menyentuh bolanya. Mungkin itu kartu kuning. "

Leicester sendiri kelanjutannnya dapat mengambil satu poin dari kompetisi itu. Pernah ketinggalan 0-2, Leicester yang kalah jumlah pemain memamerkan semangat juang gemilang sampai cetak dua gol balasan di paruh ke-2 untuk memaksakan hasil akhir 2-2.

 " Kompetisi beralih saat Jamie diusir wasit. Kami begitu gugup serta sesudah penalti kami kehilangan ketenangan, bentuk permainan, semuanya, " lanjut Ranieri.

 " Di ruangan rubah kami mulai memikirkan apa yang paling baik untuk kompetisi serta mereka tunjukkan performa yang begitu fantastis, " ujarnya.

Advertisement

Posting Komentar

 
Top