admin admin admin admin Author
Title: Masih Butuh Waktu Untuk City Dapat Mainkan Filosofi Guardiola
Author: admin admin
Rating 5 of 5 Des:
Prediksi855.com Pep Guardiola miliki filosofi permainannya sendiri. Namun, bukanlah bermakna filosofi mainnya itu dapat segera tertanam di ...
Prediksi855.com Pep Guardiola miliki filosofi permainannya sendiri. Namun, bukanlah bermakna filosofi mainnya itu dapat segera tertanam di City. Filosofi Guardiola masihlah perlu saat.



Guardiola memulai langkahnya di Premier League berbarengan City dengan baik. Berlaga di kandang sendiri, Stadion Etihad, Sabtu (13/8/2016), City menang 2-1 atas Sunderland.

The Citizens tampak sangat menguasai pada pertandingan itu. Mereka terus-terusan menggempur pertahanan The Black Cats. Namun, dua gol pada pertandingan itu lahir melalui titik putih serta satu gol bunuh diri --walau, pantas dicatat juga kalau gol bunuh diri itu lahir dimulai serangan gencar City dari segi sayap.

Penjaga gawang City, Willy Caballero, menyebutkan kalau pemain-pemain City masihlah perlu saat untuk membiasakan diri dengan filosofi Guardiola. Satu diantaranya dengan hasrat Guardiola untuk mengawali serangan dari lini belakang.

Lantaran hasrat untuk mengawali serangan dari belakang tersebut Guardiola beli John Stones, seseorang ball-playing defender, serta meletakkan Aleksandar Kolarov, seseorang bek kiri yang miliki akurasi operan bagus, sebagai bek tengah.

Namun, tetap harus ada banyak error. Lantaran kerap menginginkan mengawali serangan dari bawah, bola juga sering kali dikembalikan ke belakang. Caballero, yang sering terima backpass dari rekannya, harus juga bisa mendistribusikan bola dengan baik ke depan. Pada pertandingan melawan Sunderland, ada satu peristiwa dimana Caballero salah mengoper ke pada gelandang Sunderland, Duncan Watmore.

" Terkadang, kami mesti mengambil resiko dengan berikan bola ke belakang serta operan pertama dari saya sungguh susah. Sebab, mereka kemungkinan cetak gol, " tutur Caballero seperti ditulis Soccerway.

" Namun, sesudahnya, kami bermain tambah baik dengan memulai serangan dari lini belakang serta kami mulai bermain seperti yang dikehendaki bos. Namun, kami tetaplah perlu menit bermain berbarengan semakin banyak. "

Stones sempat juga bikin kekeliruan. Pada gol penyama kedudukan Sunderland, yang diciptakan oleh Jermain Defoe, Stones sangat cepat meninggalkan posnya untuk memburu bola yang ada di kaki lawan. Imbasnya, ada lubang didalam kotak penalti City.

Kendati demikian, Caballero menilainya kalau keseluruhannya Stones tampak baik. " John seperti telah ada disini sepanjang tiga atau empat th.. Utama untuk kami untuk bermain berbarengan seringkali, " kata Caballero.

Advertisement

Posting Komentar

 
Top